KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI DESA SUKAHURIP KECAMATAN PAMARICAN KABUPATEN CIAMIS
Kata Kunci:
Program PMT, Stunting, Evaluasi Program, Kepuasan MasyarakatAbstrak
Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Pemerintah desa melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan sebagai upaya untuk meningkatkan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan serta persepsi mereka terhadap kebermanfaatan program. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari kepala desa, kader, petugas gizi, dan orang tua penerima manfaat. Analisis menggunakan teori kepuasan menurut Campbell, yang mencakup dua indikator: adanya tingkat penerimaan dan kepuasan peserta terhadap kualitas layanan program, dan adanya persepsi masyarakat tentang kebermanfaatan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat masih belum optimal, meskipun distribusi bantuan berjalan lancar dan diterima masyarakat, pemahaman terhadap tujuan program masih rendah. Kurangnya edukasi, sosialisasi, serta tidak adanya evaluasi dan monitoring menyebabkan program belum efektif dalam mengubah perilaku konsumsi maupun meningkatkan kesadaran gizi. Kepuasan masyarakat lebih bersifat administratif dan material, belum mencerminkan keberhasilan substantif dalam pencegahan stunting. Diperlukan pendekatan edukatif dan evaluatif yang lebih kuat untuk mengoptimalkan dampak program.





